Kumpulan Puisi Cinta | Puisi Puisi Cinta

Kali ini karya pantun akan memposting Kumpulan Puisi Cinta yang diambil dari berbagai sumber.
Tentang RaSa

Mnybut nama'a hti srsa brgtar... 
Mrinduix aplgi srsa trbg mlyg k angkasa...
D saat mlm tba ku pndgi lmpu..
qu lukiskn angan tntg kta brdua... 
smkn bhgia rsax wlopn tu cma angn smata.. 
Trkdg q trtwa d kla mlkskn keindhan brsmax trkdg mngis d kala sdar klo tu hnya hyalan smta,,,
hikz,,hikz.. 
Suara alunan tgis qu mghiasi mlm ini... 
Prlhan suara tu mghlang d brgnti dgn snyman ktka hti mlai lgi melukis ilusi tntg rasa,, 
d asa brsamax...rasa mnis, pahit, asam, asin... 
Smuax sdh qu rsa brsamax.... 
Krna cnta rasa itu jdi trsa indah smuax... 
Smuax qu nkmati dn ksah ne akan qu bwa smpe qu mati... 


CinTaqu TuluS

Qu mencintaimu, bukan karna molek parasmu.
Qu menyayangimu, bukan juga karna Hrta bendamu.
Aku mencintaimu,,Dengan ketulusan Hati ini
Yg berharap kau mampu memberikan Kebahagiaan dalam hdpku
kadang-kadang cintaku kau salah artikan..
dengan sesuatu keinginan tuk memiliki
apa yg kau punyai
Cinta yg ku beri tak meminta imbalan, Karna cintaku tulus ku persembahkan
Pada dirimu wahai pujaan,Yg terpilih menjadi teman dalam kehdpnqu..

Belenggu Cinta 

Mengepas sayap kebebasan
Melepas Secuil Luka Penderitaan
Buka mata menatap kedepan
Meraih mimpi Bersama harapan

Mencoba meninggalkan beban
Melepas cinta tanpa harapan
Sendu membelenggu kalbu
memaksaku tuk menyapu

Hidup tak hanya diam 
Waktu terus berjalan
Waktu terus berpacu
Segenap kepastian tlah lama menunggu

Ku berlari...
Melepas belenggu ini...
Bukan ku tak percaya cinta...
Tapi semuanya atas kehendakNYA

Moodness Of the Night....

Denting denting yang berbunyi

dari dinding kamarku

sadarkan diriku dari lamunan panjang

tak terasa malam kini semakin larut
ku masih terjaga
sayang kau di mana aku ingin bersama
aku butuh semua untuk tepiskan rindu
mungkinkah kau di sana merasa yang sama
seperti diriku di malam ini
rintik gerimis mengundang
kekasih di malam 

Aku Adalah Puisi

biduk di langit masih kering tertawa
melihat aku yang tetap bercumbu dengan khayal
menari kata dalam balutan puisi
membingkaikan rasa dalam bait
puisi adalah aku
aku bercinta dengan kata
dan merangkai menjadi satu kenangan indah
dekapan kalimat panjang membuai mesra diriku
kutemukan ada detak lemah setia

Inginku Milikku Dirimu..

Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t'lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku.. 

Madah Cinta Satu Harapan



Wahai….sayang ku!

Adakah engkau mendengar suara ku ini?

Adakah engkau mendengar keluhan hati ku ini?

Adakah englau mendengar jeritan jiwaku ini...?
Sedangkan engkau jauh dari ku…
Jauh dirantauan orang…!
Wahai….manis ku!
Apa yang harus ku katakkan pada mu?
Ketika engkau tiada disisi ku
Seribu kerinduan telah membakar diri ku
Seribu penyesalan telah melanda diri ku
Seribu kenangan menyerang diri ku..!
Tanpa mu Siapalah aku..!
Wahai…sayang ku!
Tahukah engkau…
Betapa diriku ini
Sentiasa gelisah menanti kepulangan mu
Betapa diriku ini
Sentiasa terbayang senyuman manis mu
Betapa hatiku ini
Merasa kekosongan tanpa kehadiran mu
Betapa diriku ini
Merayu mengharap kepulangan mu!
Wahai ….sayang ku!
Maafkan daku…
Wahai…sayang ku!
Kembalilah kepada ku..! 

Dialog

Jangan katakan bahwa cintaku
Sebentuk cincin atau gelang
Cintaku ialah pengepungan benteng lawan
Ialah orang-orang nekat dan pemberani
Sambil menyelidik mencari-cari, mereka menuju mati.

Jangan katakan bahwa cintaku
Ialah bulan,
Cintaku bunga api bersemburan. 
('Ali Ahmad Sa'id-Anonis)

Nyanyian Sukma

Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
sebuah laguyang bernafas di dalam benih hatiku,
Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Kerna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakahYang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyi
Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?
(Dari Kahlil Gibran – "Dam'ah Wa Ibtisamah" - Setetes Air Mata Seulas Senyuman)


Cinta yang Tak Pasti 


mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti

mungkin aku tak sengaja jg menyakiti

andai aku tau isi hatimu

andai kesempatan itu datang lagi padaku

sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku

tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ni menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti
(Agus Eko Ariwibowo)

Cinta Itu Ikhlas

cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi…
memberi banyak kehidupan..
membuat orang ingin tahu..
dan tiap orang pasti mengalami cinta..

cinta itu keikhlasan..
cinta itu kemauan..
cinta itu saling mengerti..
cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati..jadikan cinta itu indah dihatimu..
karena cinta bisa seindah yang kau mau

“Edi aku mencintaimu”
Dalam segala kurang dan lebihmu
Dalam pintaku pada-NYA terselip namamu yang selalu kurindu


Puisi Untuk Sang Puteri - Alleycats

Menjunjung kasih cinta setia
Biar luka jemala hamba
Membuai rindu santapan kalbu
Asal dapat sentuh bayangmu

Sulaman emas kebaya labuh
Untuk puteri berpadan sungguh
Mabuk kepayang sekelip mata
Jangan hamba dituduh gila

Ingin membina istana dari permata
Malang sekali hamba tak punya apa
Ingin mencoret warkah bertinta emas
Tapi sayang tiada indah bahasa hamba

Hanya mencoret kertas usang
Untuk melepas kasih dan sayang
Jangan hamba dianggap gila
Niat suci dihati hamba

Bukan Pilihan Hatimu- Ismaul Handayani

Mulai kuucap seuntai kata cinta
Ku akui akupun terpesona
Tapi kau telah dengannya
Merajut ketulusan nan setia
Baiknya ku lupakan semua tentangmu
Memang kita tak bisa bersatu
Keadaan memaksaku menjauh darimu

Andai Kau dan dia belum bersama
Namun ku tak ingin melukai
Tak ingin pula menodai 
Cinta suci kau dengan dirinya
Kurelakan kau bahagia
Mungkin ini jalan cintaku

Mengagumi tanpa dikagumi
Menyayangi tanpa disayangi
Mencintai tanpa dicintai
Dan ku harus menerima
Kenyataan pahit nan pedih ini
Karna aku bukanlah pilihan hatimu

Bidadari Pagi - Huda M Elmatsani

Matahari selalu meyakinkan kita
bahwa setiap malam gulita yang panjang
Pasti menyimpan nyala terang di ujungnya
Sisi terang yang berbeda dari satu waktu ke lain waktu
Tapi ada rasa syukur yang sama,, ialah kehangatan
Seperti genggaman tanganmu pada celah jemariku
Menautkan kerinduan di bilah dada

Gerimis kadang kadang
Tapi itu memperindah ladang bunga
Saat ku gunting pelangi untuk pita rambutmu
Membuat bidadari tak dapat turun ke bumi
Kamulah pemandangan indahnya
Sedang senyumanmu terekam abadi kuntum pagi

Di rebak rambutmu, kucium semerbak melati
Tiap kali ku sibak helainya, aku menemukan wajahmu
manja berbisik pada angin
Akulah bidadari itu

Matahari Cinta Untukmu - Huda M Elmatsani

Malam ini ku bangun mimpi
Berharap besok menjadi matahari
Yang terjaga di jendela
Membakar segala kelam dan dinginnya malam
Lalu sunyi menjadi reruntuhan purba
Sebab Nyanyian pagi bersamamu, senandung lautan itu
telah mengubah peradaban cintaku

Pagi ini kubangun dari mimpi
O, perempuan yang menggenggam kelopak bunga
yang terjaga di jendelah hatiku
yang merebahkan tubuhnya dan kukecup wangi keningnya
Bukankah kau temukan bahwa setiap pagi
Pada dekapan di dada
Selalu ada matahari yang membara untukmu

Kaulah Pujaanku - Melisa Angelina

Tanpamu aku resah
Jauh darimu aku tak bisa
Memikirkanmu aku gelisah
Berpisah denganmu aku tak kuasa...

Cintamu telah membutakan mataku
Hingga aku tak dapat melihat laki-laki lain
Sayangmu telah melumpuhkan sayapku
Hingga ku tak bisa terbang mencari cinta yang lain...

Kaulah raja yang bertahta dihatiku
Berkuasa atas jiwa dan ragaku
Meski sebenarnya kau tak pernah tau
Sejauh ini aku memujamu...

Malaikat Cintaku - Dwi Nilawati

Kasih, kau tlah hadir tuk sentuh hampaku
Dengan Senyuman yang tak terkira
Kau mampu hadirkan untukku
Sejuta canda dan tawa...

Engkaulah mentariku
Yang tiap hari menghangatkan relung-relung jiwaku
Engkau laksana angin
Yang meniupkan sejuta kasih sayang untukku
Tanpamu sepinya waktu merantai hatiku
Karena bersama dirimu 
Merupakan kesejukan bagiku...

Kasih, jika ada anugerah terindah dalam hidupku
Engkaulaha anugerah itu
Terimakasih tuhan 
Kau tlah Kirimkan untukku
seorang malaikat Cinta
Yang mapu menghiasi rona kehidupanku...

Cinta Sejati - Adit

Andaikan cinta tak pernah dusta takkan pernah ada yang kan kecewa
Andaikan cinta tak mendua takkan pernah ada air mata mengalir

Cinta tak butuh janji namun bukti yang pasti
Hanya cinta sejati yang kan abadi hingga akhir nanti

Dan ku harap kau tau aku sangat sayang padamu
Disaat dirimu sedang tiada hati ini terasa hampa
Disaat dirimu ada hati ini menjadi sangat bahagia

Ku berharap dirimukan slalu mengisi ruang hatiku
karena ruang dihatiku hanya terbuka untukmu cinta sejatiku
I LOVE YOU.....

Indah Mencintaimu

Kau bagai mentari
Yang terangi hari-hariku
Kau bagaikan embun pagi
Yang sejukkan seluruh jiwaku
Senyumanmu begitu indah
Tutur katamu damaikan jiwaku
Yang tunjukkan jalan hidupku
Kau bagaikan bintang
Yang menghiasi jalan hidupku
Kau harus tau
Ku mencintaimu lebih dari siapapun
Kau harus tau
Ku menyayangimu lebih dari apapun

Cinta

Cinta,,
Pernahkah kau tahu kalo hati ini pernah mendambakan kamu
Pernahkah kau rasakan besarnya rasa rindu ini untukmu
Ingin hati ini meraihmu tapi dirimu semakin menjauh dariku
Cinta,,
Semakin ku mencoba menggapaimu.. Semakin aku tak mampu
Memang kata itu singkat tapi sangat bertahta di hatiku
Karena kata cinta itu telah membuat terbelenggu
Dan tak mampu tuk lepaskan aku dari ikatan kata itu
Cinta...Cinta....cinta

Puisi Cinta | Puisi Puisi Cinta | Puisi Tentang Cinta
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori puisi dengan judul Kumpulan Puisi Cinta | Puisi Puisi Cinta. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://karyapantun.blogspot.com/2012/12/kumpulan-puisi-puisi-cinta.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: arief cahyadi - Monday, December 17, 2012

Belum ada komentar untuk "Kumpulan Puisi Cinta | Puisi Puisi Cinta"

Post a Comment

Entri Populer